Monday, July 30, 2012

Jatim Art Now : Wadah Inspirasi Perupa Jawa Timur


Wednesday, 18 July 2012 12:05 administrator


Jakarta, INSTITUT-Sebanyak 137 karya berupa lukisan, fotografi, patung, seni instalasi, dan griya kontemporer dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia Jakarta. Pameran yang bertema Jatim Art Now #1 ini diselenggarakan oleh perupa-perupa asal Jawa Timur.

Pameran yang diselenggarakan oleh Rumah Data dan Informasi Seni Visual Jawa Timur ini berlangsung sejak 22 Juni.  Pameran ini juga merupakan agenda roadshow para seniman Jawa Timur, setelah di Jakarta mereka akan melanjutkan ke Bandung,  Yogja, Semarang, Bali, dan berakhir di Surabaya Agustus 2013.
Pameran dengan subtema Eksplosi Keragaman ini merupakan pameran pertama yang dilakukan oleh seniman-seniman asal Jawa Timur. Acara ini juga bekerja sama dengan Galeri Nasional Indonesia dan di backup oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Ketua Pameran Ivan Hariyanto menuturkan, para perupa pada pameran Jatim Art Now berasal dari 19 kota dan kabupaten Jawa Timur. Dengan seleksi yang ketat Jatim Art now berusaha menampilkan karya-karya terbaik seniman Jawa Timur. Ia juga mengatakan, digelarnya Jatim Art Now juga untuk mengenalkan karya seniman Jawa Timur.
Menurutnya, perkembangan seni rupa Jawa Timur saat ini sangat pesat. Di mana di setiap kota dan kabupaten terdapat talenta-talenta seni. “Jatim Art Now adalah wadah bagi perupa-perupa Jawa Timur,” ujarnya kamis (5/6). Ia menambahkan, Jawa Timur juga salah satu titik terpenting seni rupa di Tanah Air. “Selama ini kan yang terdengar hanya Bali, Yogya, Bandung, dan Jakarta,” ucapnya
Tutus Prayogo perupa asal Surabaya mengatakan, pameran ini sangat  menarik. Tapi menurutnya, terlalu banyak karya yang ditampilkan sehingga membuat para pengunjung bingung. “Banyak nggak apa-apa tapi jangan terlalu banyak,” ungkapnya, Kamis (5/6).
Seperti yang dikutip  NRMnews- tampak kebebasan berekspresi dari masing-masing perupa seni tertuang di dalam karya-karya yang dipamerkan. Tiap-tiap seniman memiliki cirinya masing-masing. Hal ini yang membuat daya tarik lebih dari Jatim Art Now #1 ini.
Seperti karya Ars Dewo Depe yang menampilkan hasil karya seni dari bahan rambut dengan judul Seni Instalasi dengan Media Rambut.  Ia memandang rambut adalah salah satu bagian dari tubuh manusia yang tidak dapat hancur selain Tulang.
Dan sebagai pembuat dan designer wig atau rambut palsu, maka Ars Dewo terinspirasi untuk membuat karya seni dari rambut. Dengan tetap melihat kenyataan yang ada, pameran ini merupakan penyadaran kembali akan nilai-nilai seni yang kritis.
Karya Seni perlu dimaknai, ditafsir, dibincangkan melalui rupa-rupa pendekatan, agar karya seni itu tidak hanya berhenti sebagai artefak yang mati, diam dan tak tersentuh medan perdebatan makna. Perupa hendaknya menyadari bahwa dunia seni rupa sekarang menghendaki lebih dari itu. Termasuk kesadarannya dalam tata gaul global, antara lain juga termasuk dengan art marketnya, demikian ujar Djuli Djatiprambudi. (Ahmad Syarif Muarief)

sumber: http://lpminstitut.com/estetis/seni-rupa/359-jatim-art-now-wadah-inspirasi-perupa-jawa-timur


No comments:

Post a Comment